Langsung ke konten utama

Organisasi

Organisasi adalah wadah untuk sekelompok individu yang berinteraksi dalam kekuasaan tertentu. Organisasi yang dibentuk terdiri dari beragam kelompok yang mempunyai kepentingan yang sama demi mewujudkan dan mencapai tujuan bersama.

Secara umum, organisasi dapat diartikan sebagai wadah tempat orang-orang berkumpul, bekerja sama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam hal memanfaatkan sumber daya materi maupun nonmateri sarana dan prasarana, dan data yang digunakan secara efisien serta efektif untuk mencapai tujuan organisasi. (http://www.anneahira.com/pengertian-organisasi.htm)


Organisasi di lingkungan masyarakat luas ada yang memberikan nilai positif dan ada juga yang memberikan nilai negatif. Sebagai contoh, untuk organisasi yang memberikan nilai positif adalah GPL (Gerakan Peduli Lingkungan).

Mungkin apa yang dilakukan oleh GPL sederhana. Akan tetapi, memberikan nilai positif bagi lingkungan sekitar. Mereka mengumpulkan sampah-sampah dan memilahnya kepada sampah organik dan sampah anorganik sehingga mempermudah untuk daur ulang. Dengan begitu, lingkungan sekitar menjadi terlihat bersih dari sampah-sampah. Dan kegiatan tersebut tentu memberikan dampak positif bagi lingkungan terutama masyarakat yang merasakan.

Dan sebagai contoh, untuk organisasi yang memberikan nilai negatif adalah organisasi yang mengadakan demo. Apa yang mereka kerjakan adalah menyuarakan kebenaran. Akan tetapi, memberikan dampak negatif bagi lingkungan sekitar. Dengan adanya demo, jalanan pun menjadi macet karena banyaknya orang yang berjibaku dalam demo tersebut. Hal tersebut merugikan lingkungan sekitar. Belum lagi merusak lingkungan sekitarnya dengan berbagai cara. Umumnya adalah membuang sampah sembarangan, melempari bangunan atau kendaraan dengan benda keras, dan berbagai aksi anarkis lainnya. Dengan begitu, lingkungan sekitar menjadi berantakan dan rusak. Dan kegiatan tersebut tentu memberikan dampak negatif bagi lingkungan khususnya masyarakat.

Kembali ke pengertian organisasi. Jadi, inti daripada organisasi adalah sekumpulan individu yang memiliki kepentingan yang sama demi merealisasikan tujuan bersama. Seperti apapun organisasi, bagaimanapun organisasi tersebut, harus dapat menunaikan kepentingan dan tujuan bersama yang telah ditetapkan bersama. Dan pastinya kepentingan tersebut memberikan nilai positif untuk lingkungan sekitar umumnya dan masyarakat khususnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Balik Renunganku (part 1)

Aku heran juga terkejut melihat dunia ini. Begitu mudahnya kita mendapatkan apa yang kita inginkan. Kalau itu dengan cara yang halal dan tidak melanggar norma-norma yang berlaku, tentu tidak akan menjadi bahan pemikiranku. Tapi, bagaimana jika cara yang digunakan untuk mendapatkannya adalah dengan cara yang haram dan melanggar norma-norma yang berlaku? Tidakkah mereka, orang-orang yang menggunakan cara yang haram dan melanggar peraturan, berpikir dan merenungi apa yang telah mereka perbuat? Bahkan mereka merelakan nyawa orang-orang yang mereka sayangi dan cintai kandas dari dunia ini demi mendapatkan apa yang mereka inginkan. Mereka lebih mementingkan kepuasan diri dengan mengesampingkan orang-orang di sekitarnya. Sekali lagi, aku benar-benar terlarut dalam keheranan dan keterkejutanku. Bagaimana tidak? Apa yang telah mereka lakukan dan perbuat sangat bertentangan dengan hak asasi manusia di mana orang-orang yang telah mereka dzolimi juga memiliki hak yang sama, mendapatkan apa ya...

Manusia dan Harapan

Tiap manusia memiliki harapan. Kalau tidak memiliki harapan, manusia bagaikan seonggok daging berbentuk indah, terstruktur yang hidup. Harapan akan menjadi sebuah kenyataan jika kita mau berusaha dengan sungguh-sungguh, berdoa dan memohon kepada Yang Maha Kuasa agar kiranya harapan kita dikabulkan. Dengan segala harapan yang dimiliki seseorang, mereka akan berjuang demi mencapai harapannya. Namun, ia tidak sendiri. Ada sejumlah orang di sekitarnya yang dapat membantunya. Karena itulah akan terjadi sebuah interaksi sosial sehingga manusia disebut makhluk sosial. Manusia dengan segala harapannya berkeinginan agar semua harapannya dapat terwujudkan. Akan tetapi, apakah akan didapatkan dengan mudah tanpa usaha sama sekali? Semua akan bisa dan dapat terealisasikan sesuai dengan apa yang kita harapkan jika saja kita yakin, percaya, berusaha dan tawakkal kepada-Nya. Itu kuncinya. Tanpa kunci tersebut, belum tentu harapan kita dapat terealisasikan. Allahu A’lam..

Mencari Jalan Tengah Antara Lelaki dan Perempuan

Seorang lelaki mengatakan kepada seorang perempuan, “Kamu harusnya ngertiin aku dong! Aku sudah capek begini, kamu masih aja maksa aku nemenin kamu jalan-jalan.” Padahal di sisi lain, si lelaki tidak mengerti si perempuan. Kesannya hanya ingin dimengerti saja. Dan seorang perempuan mengatakan kepada seorang lelaki, “Kamu gimana, sih? Masa aku harus datang ke tempat kamu sekarang? Aku kan lagi sakit. Kamu ngertiin aku kenapa sih?” Padahal di sisi lain, si perempuan tidak mengerti si lelaki. Kesannya adalah sama, ingin dimengerti. Dari kedua ilustrasi di atas, terjadi kurangnya rasa pengertian antara lelaki dan perempuan. Di suatu sisi, si lelaki menginginkan untuk diperhatikan oleh si perempuan. Dan begitu pula perempuan, menginginkan untuk diperhatikan oleh si lelaki. Terjadi ketidakseimbangan keinginan antara mereka yang mana memang tiap individu menginginkan untuk diperhatikan. Hal ini merupakan bentuk daripada sebuah keegoisan. Bagaimanakah seharusnya? Sebagaimana pada judul ...